Jumat, 04 Januari 2008

IKHLAS + ISTIQOMAH

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”. (QS. Az-Zariyat 51:56)
Allah menciptakan makhluknya yang ada di alam ini tidak lain hanyalah untuk beribadah dan menghambakan diri kepada-Nya. Beribadah adalah bentuk implementasi penghambaan kita sebagai hamba (makhluk) kepada Allah sebagai pencipta (Khaliq).
Tentunya tidak serta merta kita beribadah tanpa adanya contoh (uswah). Rasulullah saw adalah uswah hasanah yang menjadi panutan kita. Di sebutkan dalam Al-Qur’an “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah”.(QS. Al-Ahzab 33:21).
Pastinya harapan kita sebagai seorang hamba adalah agar supaya amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Dan salah satu syarat diterimanya amal ibadah kita yaitu ikhlas hanya semata – mata mencari ridho Allah SWT. Sebagaimana yang telah disebutkan dalam salah satu hadits qudsi: “Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman:Aku ini paling tidak butuh disertai oleh yang lain. Barang siapa mengamalkan sesuatu, kemudian disertakan yang lain dari pada Aku, maka bagianKu untuk yang lain itu. Sebab Aku tidak akan menerima selain dari pada ikhlas hanya karena padaKu”. Ini artinya, bahwasanya segala amal ibadah yang kita lakukan tanpa didasari oleh keikhlasan dan ketulusan hati hanya mencari ridho Allah, maka ibadah yang kita lakukan hanya merupakan kesia – siaan belaka tanpa ada nilainya sedikitpun disisi Allah SWT.
Allah SWT paling suka amalan – amalan seorang hamba yang dilakukan secara istiqomah (dawam, ajeg). Dalam hadits yang di riwayatkan oleh Syaikhani dari ‘Aisyah ra, Rasulullah telah bersabda: “Amal – amal yang paling disukai oleh Allah SWT adalah yang dawam (istiqomah) walaupun sedikit”. (HR. Bukhari dan Muslim). Dari Hadits di atas sudah jelas bahwa amalan yang paling di sukai oleh Allah bukanlah yang besar ataupun banyak nominalnya, akan tetapi amalan yang istiqomah kita kerjakan walaupun sedikit.
Dengan demikian, marilah kita senantiasa selalu berdoa kepada Allah SWT agar di berikan keistiqomahan dalam beribadah dan keikhlasan dalam beramal. Amin.